7 Strategi Pemasaran Makanan Online yang Menghasilkan Cuan!

7 Strategi Pemasaran Makanan Online yang Menghasilkan Cuan!

Apakah kamu seorang pelaku UMKM yang sedang membuka bisnis produk makanan? Tahukah kamu bahwa mayoritas pelaku industri mikro dan kecil di Indonesia dilakukan oleh sektor makanan? Proporsinya hingga mencapai 36% dari seluruh IMK nasional, lho!

Oleh karena itu, penting buat kamu untuk mengetahui strategi pemasaran makanan secara online yang menghasilkan cuan di tengah-tengah kompetisi di industri ini. Berikut adalah 7 Strategi Pemasaran Makanan Online yang Menghasilkan Cuan!

  1. Menemukan Ciri Khas dari Produkmu
  2. Mendapatkan Sertifikasi Halal atau Aman Dikonsumsi
  3. Mendaftarkan Usaha pada Platform Antar-pesan Makanan
  4. Membuat Packaging yang Menarik
  5. Memahami Kebutuhan Konsumenmu
  6. Melakukan Pemasaran pada Media Sosial
  7. Membuat Brand Identity untuk Membedakan Diri dari Kompetitor

Untuk penjelasan lebih spesifiknya, simak penjelasannya di bawah ini, ya!

Baca juga: Pentingnya Personal Branding untuk Pelaku Bisnis

1. Menemukan Ciri Khas dari Produkmu

Produk wajib memiliki karakteristik khas yang dapat membedakan produkmu dengan produk kompetitor lainnya. Kamu dapat mulai dari membuat nama yang mudah diingat oleh konsumen, membuat logo yang eye-catching dan nyaman untuk dilihat, hingga membuat resep atau rasa yang sedang tren di kalangan masyarakat saat ini.

Tidak ada salahnya juga untuk berani berbeda dari yang lainnya, misal membuat nama yang sedikit nyeleneh agar mudah diingat konsumen.

2. Mendapatkan Sertifikasi Halal atau Aman Dikonsumsi

Bagaimana pun juga, keamanan dan kenyamanan konsumen yang membeli produk adalah hal yang utama. Kamu dapat mengajukan sertifikasi halal untuk produk makananmu atau juga dapat menjelaskan secara rinci kandungan bahan apa saja yang terkandung dalam setiap produk makanan pada kemasannya. Berikan sedikit penekanan pada benak konsumen bahwa produk yang kamu jual menggunakan bahan-bahan yang aman.

3. Mendaftarkan Usaha pada Platform Antar-pesan Makanan

Di era serba teknologi ini, konsumen dapat dengan mudah memesan makanan secara online melalui berbagai platform, seperti GoFood, GrabFood, ShopeeFood, dsb. Dengan memasukkan produkmu ke dalam platform tersebut, maka kamu akan mendapatkan exposure lebih dari konsumen yang berada di sekitar tempat usahamu bekerja.

4. Membuat Packaging yang Menarik

Tidak hanya soal rasa, produk makanan juga berbicara soal packaging atau penampilan dari kemasan. Jika tidak menarik (walaupun produk tersebut kamu klaim sebagai makanan yang enak), konsumen cenderung tidak membelinya karena dari kemasannya tidak menarik. Oleh karena itu, penting buat kamu untuk membuat kemasan yang menarik dan disesuaikan dengan target konsumen yang kalian pilih.

Misalnya, jika makanan yang kalian jual adalah seblak, maka kemasan harus dibuat dengan warna yang menggambarkan bahwa makanan tersebut pedas, seperti warna merah.

5. Memahami Kebutuhan Konsumenmu

Makanan baru yang enak, inovatif, dan belum ada di pasaran belum tentu akan mendapatkan tingkat penjualan yang tinggi. Kamu perlu mengetahui kebutuhan konsumenmu terlebih dahulu sebelum membuat produk. Misalnya, melakukan riset terkait ketertarikan konsumen terhadap produkmu dengan membagikan tester dan kuisioner untuk dijawab. Dari data ini, kamu akan mendapatkan banyak insight tentang kebutuhan konsumenmu.

6. Melakukan Pemasaran pada Media Sosial

Pemasaran secara online tentu tidak lepas dari pemasaran melalui media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dsb. Kamu dapat melakukan pemasaran secara organik (gratis) dengan membuat konten dan kampanye menarik mengenai produkmu atau kamu dapat melakukannya secara berbayar, seperti misalnya melalui Facebook Ads atau menyewa jasa influencer untuk review produk makananmu.

7. Membuat Brand Identity untuk Membedakan Diri dari Kompetitor

Brand identity merupakan suatu keharusan bagi kamu yang ingin memasarkan produk makanan secara online. Hal ini dimaksudkan agar bisnismu dikenal sebagai bisnis yang profesional dan lebih meyakinkan di mata konsumen.

Ada banyak cara untuk membuat brand identity, misalnya membuat profile Instagram khusus untuk bisnismu dan membuat landing page atau company profile melalui website.

Untuk melakukan hal itu, kamu dapat mulai dengan membuat blog atau website-mu sendiri, baik secara gratis maupun berbayar. Jika kamu tertarik untuk membuat tampilan website secara profesional dan sesuai dengan persona brand identity atau bisnismu, EASTERNBOSS dapat memenuhi semua keinginanmu.

Baca juga: Cara Mudah Membuat Website Professional Tanpa Coding

Terima kasih telah membaca artikel 7 Strategi Pemasaran Makanan Online yang Menghasilkan Cuan! Semoga bisnismu akan menghasilkan cuan!